PT. Trimitra Prawara Goldland, Tbk melakukan rapat umum pemegang saham (RUPS) di hotel little amaroossa, Jl. Cipete Raya No.5, RT.17/RW.3, Cipete Sel., Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12410, RUPS dilaksanakan pada tanggal 28 Juni 2024, pada acara tersebut dihadiri oleh semua pemegang saham sah. Acara RUPS ini dipimpin oleh Hj. Indriati, S.E., M.Si., Ak. selaku Direktur Utama dan H. Yogo Sugeng Triyogo, S.E. selaku Komisaris Utama.
Perusahaan yang bergerak di ranah properti dan ingin terus mengembangkan perumahan subsidi dan komersilnya. PT Trimitra Prawara Goldland, Tbk menghadirkan sebuah visi yang memadukan keindahan dan keberlanjutan, dengan membangun hunian residensial.
Tahun 2023 menghadirkan tantangan yang kompetitif bagi sektor properti, yang tercermin dari kinerja ekonomi, seperti sektor konstruksi dan real estate yang masih terbatas. Ucap direktur utama, Hj. Indriati, S.E., M.Si., Ak.
“Tahun 2023 merupakan tahun yang menantang bagi sektor properti. Selama tahun 2023, sektor properti global belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang signifikan. Hal ini tercermin dari kurangnya pertumbuhan harga properti secara keseluruhan di pasar global. Harga pasti properti global masih terus menunjukkan tren pertumbuhan negatif sepanjang tahun tersebut. Rendahnya pertumbuhan harga properti secara global menunjukkan bahwa permintaan terhadap properti relatif rendah, yang dipengaruhi oleh kinerja ekonomi global yang relatif stagnan selama tahun 2023. Terjadi kenaikan Recurring Income dari tahun sebelumnya sebesar 233%. Recurring income tinggi menjadi salah satu indikator perusahaan memiliki fundamental yang kuat,”. Ucap Komisaris Utama H. Yogo Sugeng Triyogo, SE.
Pada Tahun 2024 PT Trimitra Prawara Goldland Tbk, perseroan mempunyai target pertumbuhan pendapatan hingga 200% dibandingkan dengan pencapaian tahun 2023 atau naik sebesar 200%. Laba bersih diharapkan dapat tumbuh di atas 25%, seiring dengan target pencapaian penjualan perseroan yang lebih dari 100%.
PT Trimitra Prawara Goldland Tbk, optimisme karena Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan perekonomian Indonesia untuk tahun 2024 akan mencapai 4.7% – 5.5% dan pemerintah juga menyediakan insentif untuk menjaga pertumbuhan industri properti yaitu Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemenntah (PPN DTP) untuk pembelian rumah baru.

